Sama dengan sinusitis
akut, hanya tanda-tanda radang akutnya sudah reda.
Pada rinoskopi anterior tampak sekret purulen
di meatus medius atau superior. Pada rinoskopi posterior tampak sekret purulen
di nasofaring.
Pemeriksaan Penunjang
Pada pemeriksaan transiluminasi sinus yang
sakit tampak suram atau gelap.
Penatalaksanaan
Mula-mula diberikan terapi medikamentosa
berupa antibiotik yang berspektrum luas, atau yang sesuai dengan resistensi
kuman, selama 10-14 hari. Juga obat-obat simtomatis berupa dekongestan lokal
(obat tetes hidung) untuk memperlancar drainase, selama 5-10 hari, karena bila
terlalu lama dapat menyebabkan rinitis medikamentosa. Dapat pula diberikan
analgesik, antihistamin,dan mukolitik.
Bila perlu dapat dilakukan diatermi. Diatermi dilakukan
dengan sinar gelombang pendek sebanyak 5-6 kali pada daerah yang sakit untuk
memperbaiki vaskularisasi sinus. Jika belum membaik, dilakukan pencucian sinus.
Pada sinusitis maksila, dapat dilakukan tindakan pungsi, irigasi, atau
antrostomi, yaitu lubang di meatus inferior yang menghubungkan hidung dengan
sinus maksila. Pada sinusitis etmoid, frontal, dan sfenoid yang letak muaranya
di bawah, dilakukan tindakan pencucian sinus cara Proetz, yang prinsipnya
membuat tekanan negatif dalam rongga hidung dan sinus paranasal.
Tindakan intranasal lain yang mungkin perlu
dilakukan agar drainase sekret lancar berdasarkan kelainan yang ada pada pasien
adalah operasi koreksi septum, pengangkatan polip, dan konkotomi total atau
parsial.
ome
0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !